ada 1000 orang petani di suatu desa sukamaju
usahasebagai petani swadaya perkebunan kelapa sawit berjumlah 340 orang ( Profil Desa Sungai Kupang Jaya : 2013). Berdasarkan data dari Penyuluh Pertanian Kecamatan Kelumpang Selatan petani swadaya kelapa sawit di desa Sungai Kupang Jaya pembukaan lahan perkebunan swadaya kelapa sawit dari tahun 2005 hingga sekarang (2013/2014),
MAHAKAGROUP NOMOR 68/TAHUN KE-30 Rp 5.500/16 HALAMAN Luar P Jawa Rp 6.000 (ditambah ongkos kirim) SELASA, 15 MARET 2022 | 12 SYA’BAN 1443 H @republikaonline RO RepublikaOnline LAILY RACHEV/BIROPERS ISTANA Tanah dan Air Bersatu di Kendi Nusantara TITIK NOL
Isidengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda. Artikel. Sampai dengan akhir bulan Desember 2020 sesuai dengan data laporan keadaan Penduduk di ilayah Desa Sukamaju adalah : Jumlah Penduduk = 4487 orang. Laki-laki = .2257.orang. Perempuan = 2230 orang. Jumlah Kepala Keluarga = 1760 KK. Komposisi
JejakMasalah dan Darah PT MAN di Rohul (3), Perusahaan Membuat Banyak Warga Tamut Masuk Penjara. Rabu, 25 Desember 2013 10:26. Warga eks transmigarasi umumnya bersahaja dan sangat taat hukum, namun sejak kehadiran PT MAN, banyak dari mereka yang dianggap melanggar hukum dan dijebloskan ke penjara. RIAUTERKINI-Jika memiliki tabiat
Dalambagian penutup suatu tesis terdapat tentang struktur teks eksposisi. Penulisan teks eksposisi tersebut mengandung beberapa unsur kebahasaan sebagai ciri kebahasaan yang membedakannya. Salah satu ciri kebahasaan dalam teks eksposisi, yaitu.. a. Mengunakan kalimat tanya. b. Menggunakan kalimat perintah. c. Menggunakan titik dan koma.
d Petani. 8. Siswa yang orang tuanya bekerja sebagai guru ada . a. 5 anak b. 6 anak c. 7 anak d. 4 anak. 9. Selisih pekerjaan orang tua yang paling banyak dan paling sedikit adalah . a. 23 orang b. 15 orang c. 22 orang d. 20 orang. 10. Jumlah pekerjaan orang tua siswa yang kurang dari 10 adalah . a. Petani, nelayan dan penjahit b
PengertianPeta Menurut Para Ahli. Berikut ini terdapat beberapa pengertian peta menurut para ahli, diantaranya adalah: 1. Menurut Erwin Raisz. Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi yang diperkecil dengan berbagai kenampakan dan ditambah tulisan-tulisan sebagai tanda pengenal. 2.
Akusalut sama si bapak itu, dia masih semangat utuk memberikan petuah2 meski orang di dalam bus itu pura2 tidur, adapun yg tidur beneran kayak sodara aku ini, dan sambil terus berkata2 si bapk itu memberikan amplop ke setiap penumpang, wah baik sekali si bapak ini, udah mah ngasih wejangan, ngasih amplop pula, sampailah amplop itu ke tanganku
BABI PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Penyelenggaraan pemerintahan daerah dilaksanakan oleh gubernur, bupati atau walikota dan perangkat kawasan sebagai bagian penyelenggara pemerintah tempat (Pasal 1 abjad 3 Undang-undang Nomor 32 tahun 2004). Dalam mengadakan pemerintahan di tempat, pemda diberi hak-hak otonomi daerah. Hak
Padasuatu waktu, hiduplah sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak laki-laki yang diberi nama Malin Kundang . Karena kondisi keuangan keluarga memprihatinkan, sang ayah memutuskan untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan mengarungi lautan yang luas.
. PertanyaanSeorang petani memiliki lahan pertanian seluas 8 hektar. Ia akan menanami lahan tersebut dengan tanaman padi dan jagung, Dari satu hektar tanaman padi dapat dipanen 3 ton padi, sedangkan dari satu hektar tanaman jagung dapat dipanen 4 ton jagung. Petani itu ingin memperoleh hasil panen tidak kurang dari 30 ton. Jika biaya menanam 1 hektar tanaman padi adalah dan biaya menanam satu hektar tanaman jagung adalah maka biaya minimum yang harus dikeluarkan petani adalah....Seorang petani memiliki lahan pertanian seluas 8 hektar. Ia akan menanami lahan tersebut dengan tanaman padi dan jagung, Dari satu hektar tanaman padi dapat dipanen 3 ton padi, sedangkan dari satu hektar tanaman jagung dapat dipanen 4 ton jagung. Petani itu ingin memperoleh hasil panen tidak kurang dari 30 ton. Jika biaya menanam 1 hektar tanaman padi adalah dan biaya menanam satu hektar tanaman jagung adalah maka biaya minimum yang harus dikeluarkan petani adalah....
Albino merupakan kelainan genetik berupa tidak adanya pigmen pada kulit, rambut, dan mata. Kasus pada soal merupakan aplikasi hukum Hardy Weinberg. Hukum Hardy Weinberg menyatakan bahwa frekuensi alel dan frekuensi genotipe dalam suatu populasi dari generasi ke generasi berikutnya akan selalu tetap konstan pada kondisi tertentu, yaitu populasi terbatas, populasi tertutup, tidak terjadi mutasi, tidak terjadi seleksi, perkawinan terjadi secara acak, dan masing-masing individu memiliki viabilitas serta fertilitas yang sama. Penyelesaian kasus pada soal yaitu Diketahui Jumlah penduduk = Penderita albino = 16% Ditanya Berapa banyak orang yang tidak albino namun membawa sifat albino? Penyelesaian Jadi, banyaknya orang di desa tersebut yang tidak albino namun membawa sifat albino sebanyak orang. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E.
Salah satu akibat langsung dari ledakan penduduk, yaitu.. a. tingkat kriminalitas meningkatb. jumlah penduduk sangat besar c. rendahnya sumber daya manusia d. pendapatan masyarakat menurun e. pendapatan masyarakat meningkat Jawaban B Tinggi rendahnya angka kelahiran ditentukan oleh 1 anggapan banyak anak banyak rezeki 2 banyak anak menambah beban tanggungan bagi orang tua 3 anak adalah harapan orang tua untuk mencari nafkah 4 penundaan usia perkawinan 5 anak menjadi kebanggan bagi orang tua 6 tingkat keberhasilan keluarga berencana Dari pernyataan di atas, yang termasuk faktor-faktor yang mendorong adanya kelahiran adalah nomor... a. 1, 2, dan 3 b. 2, 4, dan 6 c. 1, 3, dan 4 d. 4, 5, dan 6 e. 1, 3, dan 5 Jawaban E 1, 3, dan 5 Apabila suatu negara mempunyai laju pertumbuhan penduduk yang cepat, dan di tahun mendatang kelompok umur muda secara potensial mempunyai kemampuan reproduksi tinggi maka negara tersebut termasuk dalam bentuk piramida penduduk... a. muda b. tua c. stasioner d. sedang e. dewasa Jawaban A Piramida penduduk muda Berikut ini adalah tujuan utama sensus penduduk di Indonesia, kecuali... a. mengetahui persebaran pendudukb. mengetahui angka kepadatan penduduk c. mengetahui berbagai keterangan penduduk d. mengetahui jumlah kekayaan penduduk e. mengetahui perkembangan penduduk Jawaban D kecuali untuk mengetahui jumlah kekayaan penduduk Faktor yang menghambat angka kelahiran adalah.. a. penundaan usia pernikahan b. anak membantu mencari nafkah c. perkawinan pada usia muda d. orang tua merasa lebih dihargai masyarakat e. anak laki-laki dianggap penerus keturunan Jawaban A penundaan usa pernikahan Perbedaan antara mobilitas permanen dan nonpermanen terletak pada... a. usia penduduk b. faktor-faktor yang terdapat pada daerah asal dan daerah tujuan c. faktor rintangan antara daerah asal dan daerah tujuan d. lamanya seseorang bertempat tinggal di daerah tujuan e. jarak yang memisahkan antara daerah asal dan daerah tujuan Jawaban D lamanya seseorang bertempat tinggal di daerah tujuan Ketidakseimbangan penduduk laki-laki dengan perempuan lebih dominan akan mengakibatkan.. a. emansipasi kaum wanita meningkat b. kematian ibu melahirkan tinggi c. banyak wanita putus sekolah d. tenaga kerja wanita lebih banyak e. banyak wanita melahirkan Jawaban D tenaga kerja wanita lebih banyak Pada saat musim tanam, banyak petani pergi ke kota untuk mencari pekerjaan sementara. Namun, di saat musim panen tiba para petani tersebut kembali ke desa untuk mengolah lahannya kembali. Mobilitas yang dilakukan para petani tersebut disebut... a. komuter b. remigrasi c. transmigrasi d. mobilitas ulang-alik e. mobilitas sirkuler Jawaban E mobilitas sirkuler Pencatatan mengenai jumlah penduduk yang dilaksanakan secara terus-menerus dari tingkat pemerintahan terendah disebut.. a. suvei penduduk b. registrasi penduduk c. sensus penduduk d. pencatatan penduduk e. penataan penduduk Jawaban B Registrasi penduduk Pencacahan jumlah penduduk yang hanya dikenakan pada penduduk yang benar-benar mendiami atau bertempat tinggal di daerah atau negara bersangkutan disebut... a. sensus de jure b. sensus de fakto c. gemente volkstelling d. survei penduduk e. registrasi penduduk Jawaban A sensus de jure Perbandingan antara jumlah penduduk dengan seluruh luas wilayah yang ada disebut kepadatan penduduk... a. geografis b. agraris c. geometris d. ekonomi e. aritmatik Jawaban E aritmati Jumlah penduduk usia produktif yang menanggung jumlah penduduk usia nonproduktif disebut... a. angka reproduksi b. angka nonproduktif c. angka produktivitas d. angka pertumbuhan alami e. angka ketergantungan Jawaban E angka ketergantungan Masyarakat Tangerang yang bekerja di Jakarta dilakukan dengan cara pagi hari berangkat dari sore atau malam hari pulang ke rumah disebut migrasi... a. sirkuler b. reguler c. ulang alik d. temporer e. permanen Jawaban A Migrasi sirkuler Tingginya angka kematian dapat menunjukkan... a. jumlah penduduk yang tidak merata b. gagalnya program transmigrasi yang dilakukan pemerintah c. angka harapan hidup yang tinggi d. kualitas kesehatan penduduk yang rendah e. rendahnya tingkat pendapatan per kapita Jawaban D kualitas kesehatan penduduk yang rendah Perpindahan penduduk dari desa ke kota tidak akan lepas dari banyak faktor, baik dari desa maupun kota. Adapun faktor penarik terjadinya urbanisasi, yaitu... a. upah rendah b. fasilitas pendidikan di kota lengkap c. lahan pertanian yang semakin sempit d. keterbatasan lapangan kerja e. banyaknya keluarga yang tinggal di daerah kota Jawaban B fasilitas pendidikan di kota lengkap Upaya yang dilakukan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk adalah... a. berpendidikan tinggi b. merantau ke luar daerah c. menunda masa perkawinan d. melaksanakan transmigrasi e. perbaikan gizi Jawaban C menunda masa perkawinan Angka kriminalitas dan pengangguran yang tinggi biasanya terjadi di daerah berpenduduk... a. padat b. bantaran sungai c. sedikitd. jarange. terpencil Jawaban A Penduduk padat Berdasarkan ketentuan yang berlaku di Indonesia, yang dimaksud penduduk Indonesia adalah semua orang kecuali diplomat atau perwakilan negara asing, yang bertempat tinggal di Indonesia sekurang-kurangnya....tahun. a. lima b. satu setengah c. dua setengah d. setengah e. satu Jawaban A Lima tahun Di bawah ini merupakan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk total suatu wilayah, kecuali... a. kelahiran b. kematian c. migrasi d. urbanisasi e. imigrasi dan emigrasi Jawaban D urbanisasi bukan faktor pertumbuhan penduduk total Jenis sensus penduduk yang hanya mendata penduduk sesuai dengan tempat tinggalnya disebut...a. de factob. registrasic. sensus samplingd. surveie. de jureJawaban E de jure Cabang Ilmu Geografi yang khusus mempelajari tentang dinamika penduduk disebut …. a. ilmu kependudukan b. antroposfer c. demografi d. geografi e. etnografi Jawaban c Kegiatan pencatatan terhadap suatu kejadian penting seperti kelahiran, kematian, pernikahan yang dilakukan di kantor-kantor pemerintahan seperti Kantor Desa, Kelurahan, Kecamatan, dan seterusnya disebut …. a. sensus b. sensus de jure c. sensus de factod. survei e. registrasi Jawaban E. registrasi Pengelompokan penduduk yang sangat penting dalam ilmu kependudukan karena sering dilibatkan dalam setiap pembahasan suatu permasalahan adalah berdasarkan …. a. jenis kelamin dan umur b. tingkat pendidikan dan jenis kelamin c. umur dan tingkat pendidikan d. jenis kelamin dan mata pencaharian e. umur dan mata pencaharian Jawaban A. jenis kelamin dan umur Biasanya angka kelahiran tergolong rendah jika crude birth rate CBR per 1000 penduduk …. a. 40 d. > 30 e. 35 Jawaban A < 20 Penduduk di suatu wilayah akan bertambah secara alami jika jumlah kelahiran … dengan jumlah kematian. a. kurang b. lebih besar c. sedikit d. sama besar e. lebih kecil Jawaban B. lebih besar Desa Sukamaju pada tahun 2006 memiliki penduduk wanita berusia 20–30 tahun sebanyak 5000 jiwa, kemudian di desa tersebut terdapat jumlah kelahiran hidup dari kelompok wanita berusia 20–30 tahun sebanyak 150 jiwa. Dengan demikian tingkat kelahiran bayi menurut umur di Desa Sukamaju adalah … jiwa/tahun. a. 34 b. 33 c. 32 d. 31 e. 30 Jawaban E. 30 Kepadatan penduduk dalam suatu wilayah sangat perlu diketahui untuk meninjau …. a. angkatan kerja b. ada tidaknya gejala kepadatan penduduk c. angka beban tanggungan d. tingkat kesehatan penduduke. tingkat pendidikan Jawaban B. ada tidaknya gejala kepadatan penduduk Pemaparan data kependudukan dengan grafik memiliki kekurangan, di antaranya adalah …. a. angka disajikan sangat detail b. bersifat aprosimatifc. tidak dapat menggambarkan suatu tren d. tidak dapat menggambarkan data seri e. data yang dibutuhkan sedikit Jawaban B. bersifat aprosimatif Kepadatan penduduk di kota sangat tinggi, hal tersebut sangat dipengaruhi oleh ….a. topografi b. sarana dan prasarana c. sejarah d. kondisi alam e. kondisi tanah Jawaban B. sarana dan prasarana Pengertian sumber daya manusia yang tepat adalah...a. Jumlah penduduk suatu wilayah dengan berbagai karakteristik, demografi, sosial dan ekonomi b. Jumlah penduduk suatu wilayah dengan berbagai karakteristik, kelompok umur tertentu c. Jumlah penduduk suatu wilayah dengan berbagai karakteristik, mata pencaharian tertentu d. Jumlah penduduk suatu wilayah dengan berbagai karakteristik, bertempat tinggal tertentu e. Jumlah penduduk suatu wilayah dengan berbagai karakteristik berpendidikan tertentuJawaban A Perbedaan pembahasan kuantitas sumber daya manusia dengan kuantilas sumber daya manusia adalah ... a. Kuantitas meliputi komposisi persebaran dan kuantitas meliputi pendidikan, kesehatan b. Kuantitas meliputi komposisi, pendidikan dan kuantitas meliputi kesehatan dan persebaran c. Kuantitas meliputi pendidikan persebaran, dan kuantitas muliputi komposisi dan kesehatan d. Kuantitas meliputi pendidikan kesehatan dan kuantitas meliputi komposisi persebaran e. Kuantitas meliputi pendidikan persebaran, dan kuantitas muliputi komposisi dan kesehatanJawaban A Pernyataan di bawah ini yang tepat adalah ... a. Tingkat pendidikan tinggi mendukung penciptaan kualitas penduduk yang tinggi b. Tingkat pendidikan tinggi mendukung terciptanya lingkungan yang berkualitas c. Tingkat pendidikan tinggi mendukung panjangnya angka harapan hidup d. Tingkat pendidikan tinggi menjadikan penduduk makmur e. Tingkat pendidikan tinggi menjamin kesejahteraan hidupJawaban A Unsur untuk menggambarkan kuantitas sumber daya manusia antara lain .... a. jumlah persebaran, komposisi penduduk b. jumlah pendidikan, persebaran, komposisi, penduduk c. persebaran, kesehatan, jumlah pertumbuhan, penduduk d. persebaran, pendidikan, kesehatan, komposisi, penduduk e. persebaran, pendidikan, kesehatan, komposisi pendudukJawaban A Salah satu unsur yang menjadi ciri kualitas penduduk adalah .... a. jumlah penduduk b. pertambahan penduduk c. tingkat kematian d. tingkat kelahiran e. tingkat kesehatanJawaban E Salah satu ciri negara yang tingkat kesehatan penduduknya rendah adalah ... a. angka kematian bayi tinggi b. angka pengidap penyakit paru-paru tinggi c. angka pengidap penyakit AIDS tinggi d. angka kelahiran bayi tinggi e. angka pengidap penyakit tinggiJawaban A Posyandu adalah salah satu usaha pemerintah dalam meningkatkan kualitas penduduk karena .... a. dapat mengurangi kelahiran b. dapat mengurangi kematian bayi c. dapat meningkatkan kesehatan masyarakat d. dapat memelihara kesehatan ibu e. dapat memelihara kesehatan rakyatJawaban C Salah satu penyebab rendahnya pendidikan di Indonesia adalah … a. kurangnyan buku-buku di sekolah b. pendapatan masyarakat rendah c. kurangnya gedung sekolah d. sebagian besar penduduk Indonesia berada di desa e. kurangnya tenaga guru di desaJawaban B Variabel yang sangat berpengaruh terhadap tingginya kesehatan adalah ... a. pengetahuan gizi, kualitas lingkungan, pendapatan, fasilitas kesehatan b. pendidikan, pendapatan, fasilitas kesehatan, lapangan kerja c. pendapatan, jumlah posyandu dan rumah sakit, jumlah tenaga medis d. kualitas tenaga medis, pengetahuan gizi, pendapatan e. pendapatan, jumlah fasilitas kesehatan, angkatan kerja dan lapangan kerjaJawaban A Di bawah ini adalah upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk menaikkan tingkat kesehatan masyarakat kecuali.... a. memperbanyak dan meningkatkan fungsi Rumah Sakit dan Puskesmas b. mengadakan penyuluhan kesehatan dan gizi kepada masyarakat c. mengadakan imunisasi dan Posyandu d. mencanangkan program wajib belajar e. mencanangkan kualitas tenaga medisJawaban D Akibat besarnya angka ketergantungan penduduk Indonesia di lapangan sosial ekonomi adalah ... a. sulit mencari kerja b. upah kerja sangat rendah c. adanya perbedaan tingkat sosial antara buruh dan majikan d. meningkatnya pendapatan masyarakat e. beban berat yang dirasakan penduduk usia kerjaJawaban E Pernyataan yang menunjukkan hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat kesehatan adalah ... a. tingkÄ…t pendidikan sangat berpengaruh pada banyaknya discovery di bidang teknologi b. kemajuan ilmu pengetahuan dapat ditingkatkan etos kerja c. kemajuan pendidikan mendukung tingginya produktifitas dan efisiensi d. kemajuan pendidikan mendukung terciptanya lingkungan berkualitas e. kemajuan pendidikan membuka peluang kerjaJawaban D Tingkat pendidikan yang rendah dan besarnya angka ketergantungan penduduk Indonesia, maka menyebabkan ketimpangan bidang sosial ekonomi yaitu … a. upah kerja sangat rendah b. munculnya kesenjangan sosial c. tingginya kriminalitas d. merosotnya moral e. tingginya tingkat pengangguranJawaban E Perhatikan pernyataan di bawah ini1 Angka kematian rendah 2 Majunya teknologi kesehatan 3 Banyaknya rumah sakit 4 Angka harapan hidup tinggi Pernyataan di atas yang menunjukkan indikator tingginya tingkat kesehatan suatu Negara adalah ... a. 1 dan 2 b. 1 dan 4 c. 2 dan 4 d. 1 dan 3 e. 2 dan 4Jawaban B Tambah soal...
Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Panenjoan Kecamatan Carenang Kabupaten Serang pada tanggal 5 Februari 2023 di Aula kantor desa panenjoan dengan target nya adalah warga desa panenjoan. Limbah sekam padi banyak ditemui di lingkungan desa panenjoan sehingga limbah ini perlu dimanfaatkan untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi salah satu nya adalah menghasilkan produk briket. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan sosialisasi kepada warga desa tentang pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket. Briket sebagai pengganti bahan bakar berupa arang yang memiliki daya tahan lama dan ramah lingkungan. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan inovasi potensi lokal desa dan meningkatkan kesadaran berwirausaha warga desa setempat. Kegiatan dilaksanakan seacara tatap muka dengan menghadirkan narasumber yang memilki pengalaman di bidang pembuatan briket dan bidang kewirausahaan. Tahapan kegiatan terdiri dari tahap observasi, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan kapasitas pemahaman peserta tentang pembuatan briket dari limbah sekam padi dan tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat terus belajar dan berinovasi dalam mengambangkan produk dari limbah sekam padi sehingga akan meningkatkan nilai jual produk yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat desa setempat. To read the full-text of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this Aulia Andriani Ida MarinaKosasih SumantriPenelitian ini dilakukan di Desa Karangsambung Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka yang bertujuan untuk Menggambarkan dan mengetahui keadaan petani padi dalam memanfaatkan limbah, faktor-faktor mengenai pemahaman petani padi mengenai konsep pemanfaatan dari limbah sekam padi menjadi Briket, respon petani terhadap pemanfaatan limbah sekam padi, asumsi perbandingan pendapatan petani jika mengolah limbah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Jumlah subjek penelitian pengambilan data sebanyak 12 orang yang berprofesi petani. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil yang diperoleh data kondisi sosial ekonomi, separuh petani di desa karangsambung berusia 52-58 tahun, 70% berpendidikan SD, sebagian besar petani memiliki 3 tanggungan keluarga, dan sebagian besar penghasilan petani sebesar 4 juta permusim. Uji linieritas signifikansi pada bagian Linearity sebesar 0,003 maka dari itu H0 diterima. Nilai R yang merupakan nilai koefisien korelasi sebesar 0,641. Nilai tersebut dapat diartikan bahwa hubungan antar kedua variabel penelitian yang termasuk kategori kuat Mengingat keseluruhan luas lahan pertanian di Desa Karangsambung adalah 434 Ha maka potensi pendapatan dari penjualan briket arang sekam di Desa Karangsambung adalah Rp 5, satu upaya untuk menambah pendapatan para petani adalah dengan mengolah limbah padi menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual seperti arang sekam atau briket. Arang sekam memiliki banyak manfaat baik di dunia pertanian maupun untuk kebutuhan industri. Sekam padi dari hasil panen yang berlimpah, oleh sebagian petani biasanya dibakar untuk dijadikan pupuk, ada juga yang dijual langsung dengan harga yang sangat murah. Berdasarkan permasalahan tersebut, muncul ide untuk membuat alat-alat untuk memproses sekam padi menjadi produk yang bernilai jual lebih tinggi, yaitu untuk pembakaran sekam menjadi arang sekam yang kemudian diolah lebih lanjut menjadi produk akhir berupa briket. Briket arang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak, penerangan, maupun industri. Penelitian ini diawali dengan mengadakan pertemuan dengan komunitas petani di Desa Sukamaju, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi untuk mengetahui kondisi dilapangan dan mengumpulkan data yang dibutuhkan. Proses berikutnya adalah merancang dan membuat alat pembuat arang sekam dan mesin pencetak arang sekam menjadi briket. Rancangan alat pembuat arang dilakukan untuk membuat arang dengan mempertimbangkan aliran udara saat pengarangan agar menghasilkan waktu yang lebih cepat dan mengurangi penyebaran asap, sedangkan pada perancangan mesin cetak briket arang dilakukan perhitungan kekuatan komponen mesin cetak yang diperlukan. Setelah alat yang dibutuhkan selesai, dilakukan uji coba alat dan hasilnya memperlihatkan bahwa proses pembuatan arang membutuhkan waktu 20-30 menit untuk 10 kg sekam. Sedangkan hasil perhitungan komponen mesin cetak menunjukkan bahwa mesin cetak aman untuk digunakan. Hasil observasi menemukan bahwa saat ini sekam dihargai Rp 1000 per kg, dan arang sekam Rp 3000 sampai Rp 5000 per kg, sedangkan harga jual briket arang sekam bisa mencapai Rp per kg. Dengan demikian, pengolahan sekam padi menjadi briket arang secara ekonomis akan lebih menguntungkan bagi para Briket bioarang merupakan salah satu bahan bakar yang berasal dari biomassa. Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini adalah tempurung kelapa dan sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi sekam padi dan variasi perekat terhadap parameter fisis briket tempurung kelapa. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai densitas, nilai kadar air, nilai porositas dan nilai kadar abu, secara berturut-turut berkisar antara - , 3,33% - 7,57%., 16,66% - 31,88%., 38,46% - 66,66%.. Analisis menunjukkan bahwa secara umum, komposisi sekam padi berbanding terbalik dengan nilai densitas, nilai kadar air dan nilai kadar abu briket dan berbanding lurus dengan nilai porositas briket. Berdasarkan nilai densitas, nilai kadar air, dan nilai kadar abu briket, dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini briket dengan komposisi 40% tempurung kelapa dan 60% sekam padi memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan komposisi lainnya. Kata Kunci Briket, Tempurung kelapa, Sekam padi, Densitas, Kadar air, Porositas dan Kadar abu. ABSTRACT Bio-briquette is one of the fuels that comes from biomass. The biomass used in this research is coconut shell and rice husk. The aims of this research are to know the influence of variation of rice husk composition and thickness variation on physical parameters of shell briquettes. The results of this study indicate that the density, moisture value, porosity and ash values, respectively ranged between - , 3,33% - 7,57%., 16,66% - 31,88%., 38,46% - 66,66%.. The analysis showed that in general, the composittion of rice husk is inversely proportional to density, moisture value and briquette ash value, otherwise the composition of rice husk is directly proportional briquette porosity value. Based on density value, mositure value and ash value it can be concluded that in this research the quality of briquettes with composition 40% coconut shell and 60% rice husk is better than the other compositions. Keywords Briquette, Coconut shell, Rice husk, Density, Water content, Porosity and Ash PadapiPermasalahan daerah penghasil beras umumnya sama yakni limbah sekam padi yang tidak termanfaat dengan baik. Urgensi dari kegiatan ini adalah membantu memecahkan masalah dari Kelompok Tani Desa Madenra mengenai pemanfaatan sekam padi sehingga memiliki nilai jual lebih. Kegiatan ini dilaksanakan pada kelompok Tani Desa Madenra berupa Kegiatan Penyuluhan, Praktek Pembuatan briket arang sekam padi, dan Penyuluhan. Kelompok tani sangat membutuhkan solusi dari permasalahan yang ada, bagaimana mengatasi limbah sekam yang pemanfaatannya sangat minim. Salah satu prospek bisnis yang bagus adalah mengolah sekam ke bentuk briket arang. Langkah pembuatan yang dilakukan dalam pembuatan Briket Arang Sekam Padi yakni Persiapan alat dan bahan baku, penjemuran bahan baku kemudian pengolahan bahan baku. Produk ini bisa meningkatkan nilai tambah dari sekam dan memiliki umur simpan yang panjang. Kegiatan Pengabdian masyarakat pada Kelompok Desa Madenra ini berjalan dengan baik seusai rencana dengan menghasilkan satu produk briket arang sekam dengan Keuntungan pembuatan briket arang sekam padi sebesar Rp. 8000 – Rp. . Dengan harapan akan terlaksana kembali pelatihan seperti ini dengan menghasilkan kualitas yang lebih baik Iqbal Iman UtomoGerald Adityo PohanBiomassa sekam padi dan daun jati sangat berlimpah di indonesia dan dapat digunakan sebagai energi alternatif dengan diolah menjadi briket. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat briket sekam padi dan daun jati, membandingkan variasi campuran briket sekam padi dan daun jati yang meliputi nilai kalor, kadar air, dan laju pembakaran dengan macam-macam variasi komposisi 1515gr, 2010gr, 1020gr sekam padi dan daun jati. Hasil pengujian yang didapat adalah sebagai berikut nilai kalor tertinggi adalah pada specimen 3 sebesar 4885,09 kal/gr, dan nilai kalor terendah pada specimen 1 sebesar 4704 kal/gr. Kadar air tertinggi adalah pada specimen 1 sebesar 8,23%, dan kadar air terendah pada specimen 3 sebesar 8,08%. Sedangkan untuk nilai laju pembakaran tertinggi adalah pada specimen 3 sebesar 0,073 gr/menit, dan laju pembakaran terendah pada specimen 1 sebesar 0,058 gr/menit. Nilai kalor dan kadar air sangat mempengaruhi proses laju pembakaran yang dihasilkan briket, semakin tinggi nilai kalor maka semakin tinggi laju pembakaran, dan semakin tinggi kadar air maka akan semakin rendah laju pembakaranMuhamad Iqbal YoisangadjiGerald Adityo PohanPerkembangan populasi manusia dan IPTEK berdampak pada peningkatan penggunaan bahan bakar. Di Indonesia bahan bakar fosil masih menjadi primadona sehingga lama kelamaan ketersediaanya menjadi terbatas dan harga yang terus meningkat. Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki banyak ketersediaan sumber energi yang dapat diperbaharui, akan tetapi hanya sebagian kecil yang telah dimanfaatkan. Dengan tumbuh dan berkembangnya sector agroindustry di Indonesia membuat Indonesia memiliki limbah hasil dari proses agroindustry salah satunya produksi kopi dan perkebunan pinus. Produksi dan konsumsi kopi yang tinggi menghasilkan limbah ampas kopi sedangkan pada perkebunan pinus sering kita jumpai buah pinus yang berserakan, kedua limbah ini jika tidak dimanfaatkan lama kelamaan akan mencemari linkungan. Oleh karena itu diperlukan solusi untuk menangani hal tersebut salah satunya menjadikan limbah tersebut menjadi briket biomassa yang diharapkan dapat menggantikan penggunaan bahan bakar fosil. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, yaitu mencampur limbah ampas kopi dengan buah pnius menggunakan perekat botani menjadi briket pada variasi perbandingan komposisi K ampas kopi dan buah pinus K1=12, K2=11, K3=21. Hasil penelitian ini menujukan bahwa nilai kalor dan laju pembakaran meningkat seiring penambahan komposisi kopi pada briket biomassa. Nilai kalor tertinggi pada K1=7178,413 kal/gr dan laju pembakaran tertinggi pada K1=0,167 gr/menitJunianto Seno Tangke AlloAndri Setiawan Ari Susandy SanjayaBiomassa memiliki potensi dan manfaat menjadi sumber energi alternatif pengganti bahan bakar fosil yang adasekarang ini, biomassa memiliki stok atau pasokan yang berlimpah, dalam penelitian ini digunakan sekam padiuntuk pembuatan briket dengan menggunakan metode pirolisa. Beberapa tahap persiapan dilakukan dalampembuatan briket dari sekam padi, yaitu menimbang sekam padi 25 g. Zat perekat yang digunakan lem kayu danbubur kertas, masing-masing bahan perekat ditimbang sesuai dengan perbandingan yang diinginkan 50 %, 75 %,100 %, dan 125 %, dicampurkan sekam padi dengan bahan perekat sesuai dengan perbandingan yang di inginkan. Bahan pembuatan briket tersebut dimasukkan kedalam alat cetak biobriket dan dikeringkan di dalam oven, lalu dilakukan analisa terhadap briket tersebut, ada beberapa analisa yang dilakukan di antaranya analisa nilai kalor, kadar air, kadar abu, volatile matter, fixed carbon. Didapatkan hasil analisa nilai kalor dan volatile matter semakin besar sesuai dengan perbandingan perekatnya, dimana dengan perbandingan perekat lem kayu dengan bubur kertas yang dibuat menghasilkan nilai kalor yang tinggi pada perekat lem kunci biomassa; biobriket; sekam padiIdzni QistinaDede SukandarTrilaksono TrilaksonoAbstrak Biomassa seperti sekam padi dan tempurung kelapa dapat menjadi sumber bahan baku briket sebagai salah satu energi alternatif pengganti bahan bakar fosil minyak bumi.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas briket sekam padi dan tempurung kelapa melalui proses semi-karbonisasi pada temperatur antara 50-125 0C dengan durasi waktu proses 50-120 menit. Proses pembuatan briket meliputiproses semi-karbonisasi, pencampuran biomassa dengan perekat, pencetakan, pengeringan, dan uji kualitas briket. Pengujian kualitas briket meliputi analisis briket yaitu nilai kalor, kadar air, fixed carbon, volatile matter, abu, dan analisis ultimat. Disamping itu juga dilakukan uji kuat tekan, pengukuran emisi gas, dan uji termal briket yang menunjukkan penurunan kadar air bahan baku briket sekam padi dan tempurung kelapa membutuhkan energi masing-masing dan dari proses karbonisasi murni yang menghasilkan semi arang. Nilai kalor briket sekam padi maupun tempurung kelapa mengalami penurunan masing-masing dan jika dibandingkan dengan bahan emisi dari briket sekam padi dan tempurung kelapa yaitu gas NOx, SOx, CO, dan hidrokarbon HC masih di bawah baku mutu yang dipersyaratkan. Hasil uji termal briket menunjukkan efisiensi termal briket sekam lebih baik dibandingkan briket tempurung kelapa dengan nilai efisiensi masing-masing sebesar dan Kata kunci Briket sekam padi, briket tempurung kelapa, semi karbonisasi, emisi gas, efisiensi termal. Abstract Biomass energy, among others, rice husk and coconut shell can be an alternative energy source to replace fossil fuels petroleum. This study aims to assess the quality briquettes rice husk and coconut shell with raw materials through semi-carbonization process at a temperature between 50-125 0C with a duration of 50-120 minutes of processing time. Briquetting process meliputu semi-carbonization, refining raw materials and sieving made passes restrained 30 mesh and 30 detained 50 mesh. Then do the mixing biomass with adhesive, printed, dried and tested briquette quality test. Briquette quality testing consists of the analysis of the characteristics of briquettes are calorific value, moisture content, fixed carbon, volatile matter, ash, and the ultimate analysis. Besides, it also conducted compressive strength test, the measurement of gas emission, and thermal test briquettes were produced. The results show a decrease in raw material briquettes moisture content of rice husk and coconut shell on semi karbonization process requiring respectively and of the energy of pure carbonization process which produces semi charcoal. Calorific value briquettes rice husk and coconut shell fell respectively and when compared to the raw material. The quality of biomass briquettes is based on the results of the analysis of the characteristics and compressive strength test briquettes showed that coconut shell briquettes better quality than the rice husk briquettes. Briquettes gas emissions from rice husks and coconut shells are gas NOx, SOx, CO and hydrocarbons HC is still below the quality standards required. The test results demonstrate the thermal efficiency of thermal briquettes rice husk briquettes for and better than coconut shell briquettes by Keywords Briquette rice husk, coconut shell briquettes, semi-carbonization, gases,thermal efficiency DOI karakteristik antara briket-briket berbahan dasar sekam padi sebagai energi terbarukanJ SoelaimanOptimasi Proses Pirolisis Pada Pembuatan Briket Berbahan Ampas Batang Tebu Dan Sekam PadiR WibowoI MualiqJurnal Bina Desa Pemberdayaan Kelompok Penyandang Disabilitas Melalui Pelatihan Pengolahan dan Pemanfaatan Limbah Pertanian Sekam Padi Menjadi Briket Bioarang PendahuluanA B FirdausR AmaliaM S PutriPembuatan briket dari sekam padi dengan kombinasi batubaraK E BarusA P MunirS PanggabeanBahan Tanam Di Polybag Farmer ' S Response To The Utilization Of Rice Husk Waste Into BriquettesR MunfarizI MarinaK SumantriPelatihan pemanfaatan limbah sekam padi sebagai energi alternatif di Kecamatan BarosN CholisM A LukmanaD FahrudinMontreanoPengolahan Limbah Jerami Menjadi Briket Dan Pupuk Organik Solusi terhadap kelangkaan bahan bakar dan Manajemen Kewirausahaan bagi Petani Beras Bali desa SudajiK Gunawan
67% found this document useful 3 votes3K views32 pagesOriginal TitleSoal-soal Idk 2bCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?67% found this document useful 3 votes3K views32 pagesSoal-Soal Idk 2bOriginal TitleSoal-soal Idk 2bJump to Page You are on page 1of 32 You're Reading a Free Preview Pages 8 to 19 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 24 to 29 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Indonesia merupakan negara agraris dengan sumber daya dasarnya berada pada bidang pertanian. Pertanian merupakan sektor penopang terbesar kedua bagi perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik BPS, Produk Domestik Bruto PDB lapangan usaha pertanian atas dasar harga berlaku ADHB mencapai Rp 2,25 kuadriliun sepanjang tahun 2021. Nilai tersebut berkontribusi sebesar 13,28% terhadap PDB nasional. Dengan demikian, bidang pertanian banyak berkontribusi bagi pembangunan ekonomi negara. Akan tetapi, dinamika perjalanan sejarah pastinya tidak selalu mulus, ada pasang naik dan pasang surut yang turut mengiringinya. Ada beberapa catatan yang sukses, tetapi ada juga banyak kerumitan yang terjadi seperti masalah infrastruktur, kelembagaan, SDM, hingga kepada masalah kesiapan memasuki globalisasi dan daya saing. Hal demikian juga dialami oleh bidang spesifik, saat ini beberapa kondisi sekaligus kendala yang dihadapi petani untuk mengembangkan usaha produktifnya, adalah 1 akses yang kurang baik terhadap sumber daya seperti keterbatasan aset lahan, infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang kegiatan produktif lainnya; 2 produktivitas tenaga kerja yang relatif rendah, sebagai akibat keterbatasan teknologi, keterampilan, dan pengelolaan sumber daya yang efisien; 3 kurang meratanya akses pelayanan bagi tumbuhnya lembaga-lembaga sosial social capital dari pertanian di daerah pedesaan juga harus diikuti dengan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani, yang sekaligus mendorong terwujudnya pengembangan ekonomi pedesaan melalui kegiatan-kegiatan produktif dan dapat berdaya saing. Masalah yang saat ini masih terjadi yaitu peningkatan produksi pertanian belum disertai dengan meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan petani secara signifikan. Petani sebagai unit pertanian terkecil belum mampu meraih hal tersebut. Oleh karena itu, persoalan untuk membangun kelembagaan institution di bidang pertanian sangat penting dan diperlukan, agar petani dapat melaksanakan kegiatan yang terstruktur. Institutional building sebagai prasyarat keharusan dalam pembangunan pertanian yang sebagian besar pelakunya adalah petani, sebagai contohnya adalah keberadaan kelompok tani di lingkungan pedesaan. Kelembagaan pertanian, baik bagi petani maupun kelompok tani memiliki fungsi dan posisi yang berperan untuk membantu memfasilitasi interaksi sosial atau social interplay, dimana hal tersebut merupakan bagian dari pranata sosial. Secara substansial, upaya kelembagaan tersebut pada dasarnya dapat dipandang sebagai sebuah langkah untuk menuju rekonstruksi ulang dalam penguasaan dan akses sumber daya produktif yang ada dalam bidang pertanian. Sebagai salah satu upaya dalam membantu mendorong pembangunan pertanian dan pedesaan, keberadaan kelembagaan tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong terciptanya the same level playing field petani dan pelaku ekonomi lainnya. Upaya kelembagaan tersebut diharapkan juga mampu untuk mendorong peningkatan sumber daya, produktivitas, efisiensi, dan kelestarian bagi kegiatan-kegiatan pertanian, yang selanjutnya akan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan contoh adalah kelompok tani desa, lembaga ini sebagai bangunan kelembagaan petani yang pada dasarnya merupakan salah satu bentuk modal sosial social capital yang terdiri dari perkumpulan petani-petani, yang bertujuan untuk mengintegrasikan petani-petani yang ada di desa, yang diharapkan dapat menjadi salah satu pemicu bagi produktivitas petani di desa. Pada intinya, prinsip kelompok tani adalah menyediakan kebutuhan para anggotanya seperti menyediakan pupuk, bibit tanaman, traktor, dan peralatan penunjang kegiatan pertanian lainnya. Dengan adanya lembaga kelompok tani ini harapannya akan dapat membantu para petani di desa dalam mengoptimalkan pengelolaan pertanian, yang selanjutnya dapat memperoleh hasil yang maksimal, yang akhirnya kesejahteraan para petani dapat musim tanam dan musim panen tiba, sesama anggota dalam kelompok tani tersebut akan saling bantu membantu untuk mengolah lahan pertaniannya. Dalam hal ini terkandung teori kelembagaan yaitu principal agent theory. Dalam teori agensi principal agent theory diandaikan setidaknya terdapat dua pelaku yang berhubungan, yakni prinsipal dan agen. Prinsipal adalah pihak yang mempekerjakan agen untuk melaksanakan pekerjaan atau layanan yang diinginkan oleh prinsipal, prinsipal dalam hal ini yaitu pemilik lahan. Di luar itu, prinsipal juga memfasilitasi keberhasilan sebuah aktivitas yang telah didelegasikan kepada pihak agen, agen dalam hal ini yaitu petani tani juga dapat memiliki koperasi kelompok tani, yang merupakan salah satu social capital untuk melawan ketidakadilan, yang diharapkan dapat menjadi salah satu pemicu bagi pemberdayaan ekonomi petani di desa. Prinsip dari koperasi adalah memposisikan anggota sebagai pemilik dan pengguna jasa, dan termanifestasikan dalam skema pemilik-pengguna jasa, yang sangat sesuai untuk pengelolaan bidang pertanian di daerah pedesaan. Keberadaan koperasi kelompok tani ini akan membantu para petani dalam hal permodalan. Diharapkan dengan adanya koperasi kelompok tani ini petani yang mengalami kesulitan permodalan akan terbantu sehingga kegiatan pertaniannya akan dapat tetap berjalan. Dengan mengingat bahwa pertanian merupakan salah satu bidang yang berperan sebagai penyedia pangan yang krusial untuk menjaga stabilitas suatu negara dan perannya sebagai pengaman saat bidang ekonomi mengalami krisis. Dan dengan melihat beberapa pentingnya aspek kelembagaan di bidang pertanian maka keberadaan kelembagaan pertanian perlu diperkuat lagi. Pemerintah kiranya perlu sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan pada bidang birokrasi, good governance, aturan main, infrastruktur, dan pengembangan BUMDes dengan menyertakan modal gotong royong dalam mengatasi permasalahan yang ada pada sektor pertanian. Lihat Sosbud Selengkapnya
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Salah satu sisi dari kebudayaan Jawa adalah dunia tani pertanian. Dari dunia kebudayaan tani Jawa terdapat nilai-nilai yang berkaitan dengan ekologi. Nilai-nilai ekologi itu dimunculkan di dalam tatacara dan adat yang telah diwariskan oleh leluhur. Dipandang dari segi positif nilai-nilai ekologi Jawa yang berada di kalangan budaya tani Jawa banyak yang menjadikan suatu lelucon. Akan tetapi, kalau dilihat dari spirit yang ditularkan, adat dan tatacara yang membungkus nilai-nilai ekologi Jawa itu perlu dipertimbangkan untuk pada saat ini. Secara ekologis sawah yang subur, luas, dan indah beserta seluruh sistem budaya yang melingkupinya di tanah Jawa mulai berkurang dan tidak menarik hati jika dipandang. Berkurang luasnya lahan persawahan ini karena adanya konversi untuk penggunaan nonpertanian yang meningkat tajam di Pulau itu tak luput dari pandangan ilmuwan untuk mengolah lebih dalam lagi. Salah satunya ilmuwan dari penduduk pribumi sendiri. Ada beberapa budaya yang diterapkan pada setiap daerah yang memang lebih mengutamakan tentang kebudayaan adat daerah. Contohnya, sedekah bumi dimana suatu daerah tersebut memberikan bentuk syukur terhadap atas hasil panen yang di Jawa khususnya Desa Kendal Sewu, sejak dulu kala memang masyarakat yang banyak menarik perhatian para ilmuwan untuk dikaji secara mendalam. Dari mulai religi, tatanan perekonomian masyarakatnya, hingga struktur sosial lainnya. Tak terkecuali tentu saja kajian tentang kehidupan berbudaya petani jawa yang menjadi basis komunitas masyarakat jawa pada perkembangan. Berbicara tentang petani di pedesaan Jawa maka sama saja berbicara mengenai adat yang sudah menetap di wilayah tersebut. Adat yang sudah menjadi bawaan khas daerah tidak bisa di ubah. Oleh karena itu, adat yang sudah menjadi bawaan dari nenek moyang pedesaan Jawa yaitu salah satunya Adat Budaya Sedekah Bumi. Sedekah Bumi adalah acara tradisi turun-temurun yang sudah dilaksanakan oleh warga masyarakat di Pedesaan Jawa, terutama di Desa Kendal Sewu . Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas semua karunianya yang diberikan kepada warga. Salah satu Sesepuh Desa, Mbah Lapin, mengatakan bahwa sedekah bumi adalah simbol penghormatan dan penghargaan masyarakat kepada alam sebagai karunia yang besar. “Tanah yang kita pijak setiap hari, kita buang kotoran di situ, kita tanam dan segala sesuatu yang kita lakukan maka kita perlu merawatnya dengan cara memberikan sedekah terhadap bumi kita ini”, prosesi Upacara Sedekah Bumi ini ada beberapa tahap untuk dilakukan yang menjadi syarat acara tersebut, yaitu a tahap persiapan dan b tahap pelaksanaan upacara Sedekah Bumi. Pada taha persiapa, warga diharapkan untuk membentuk susunan kepanitiaan dan pencarina dana. warga desa akan melaksanakan tanam padi tanem; Adapun Ubarampe upacara Sedekah Bumi yaitu 1 nasi tumpeng / gunungan sekarang nasi tumpeng sudah digantikan dengan nasi biasa, tidak berbentuk gunungan, 2 nasi kuning sudah diganti dengan nasi putih dikarenakan masyarakat Jawa mencari kepraktisannya, 3 bubur merah putih, dan 4 sesaji yaitu kembang telon yang terdiri dari bunga minimal tiga rupa mawar, kenanga, kantil/melati. Prosesi akhir upacara Sedekah Bumi adalah pemimpin upacara Sedekah Bumi bersama pemimpin do’a dan memberi sesaji berupa bunga kembang telon, bubur merah putih diletakkan di sekitar sawah/didekat pohon asam biasanya terletak di sekitar Sedekah Bumi biasanya diadakan pada bulan Dzulqo’dah mengikuti kalender Jawa atau Hijriyah. Acara Sedekah Bumi biasanya diadakan hanya setahun sekali sehingga disebut Tradisi Tahunan. Pelaksanaan Acara Sedekah Bumi ini diikuti oleh seluruh masyarakat seperti perangakat desa, para Ketua Rukun TetanggaRT, Ketua Rukun Warga RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perempuan dan masyarakat desa. Untuk menjalankan kegiatan tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa berjalan dengan lancer. Para perangkat Desa juga melakukan musyawarah yang harus dihadiri oleh beberapa mencapai tujuan. Namun, adanya pandemi Covid-19 di tahun 2020-2021 adat tersebut tidak ada pandemi ini pemerintah memperketat kebijakan agar tidak beraktifitas di luar rumah serta juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker, menjaga jarak minimal 1 meter, mencuci tangan,dan mencegah terjadinya kerumunan. Tentu dengan adanya virus corona semua kegiatan yang ada di masyarakat terkena efeknya dari ibadah, pendidikan, transportasi hingga ekonomi. Salah satunya berdampak pada kebudayaan adat petani. Hal inilah yang menyebabkan menurunnya budaya adat para petani tidak ingin menjalankan kegiatan sedekah bumi. Namun, masyarakat tetap nekad untuk mengadakan kegiatan adat tersebut dengan mandiri atau tanpa berkerumun. Biasanya kegiatan ini dilakukan oleh banyak orang dan juga bertempatan di setiap Balai Desa yang mengadakan. Namun , adanya Pandemi Covid-19 ini meski hanya dihadiri sedikit orang, makna dan nilai-nilai warisan leluhur tidak berkurang sama sekali. Sedekah bumi menjadi adat budaya yang sangat berharga yang sangat perlu untuk diwariskan kepada generasi mendatang. Untuk meramaikan acara Sedekah bumi, di balai desa biasanya diadakan ritual dan pertunjukan wayang kulit tetapi di kala pandemic ini hanya dilakukan kegiatan Ritual doa bersama. Namun demikian pelaksanaan kali ini tetap berjalan dengan hidmat dan itu juga banyak masyarakat yang ikut serta khususnya bagi pemuda pemudi sebagai generasi penerus. Peran orangtua juga sangat penting untuk memberikan pelajaran mengenai kebudayaan yang ada di daerah Jawa terhadap anak-anaknya. Masyarakat sangat mempercayai bahwa setelah mengadakan acara Adat Sedekah Bumi tersebut mebuat kehidupan mereka mengalami perubahan menuju kebaikan. Tanaman warga jarang sekali tumbuh dengan baik. Namun, atas usulan dari para leluhur Orang Jawa, Mulailah dilaksanakan upacara Sedekah yang terkandung dalam upacara Sedekah Bumi yang dapat diambil terdiri atas tiga nilai, yaitu a nilai pendidikan ketuhanan, b nilai pendidikan sosial atau kemasyarakatan, c nilai pendidikan moral. Pengaruh upacara Sedekah Bumi terhadap masyarakat terdapat dua sifat, yaitu a sifat positif dan b sifat negatif. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya